August 23, 2013

Minggu lalu saya memutuskan untuk membereskan isi lemari buku. Ketika saya sedang memilah-milah buku mana yang masih diperlukan dan mana yang tidak dengan mengecek isi bukunya, saya menemukan secarik kertas didalamnya. Saat itu saya berniat membuangnya, tapi karena penasaran saya baca dulu isi kertasnya.

Rupanya kertas itu berisi tulisan yang saya kutip dari tulisan Ketua OSIS yang juga senior saya semasa SMA, namanya Asep Hilman R. Saya baca kembali tulisan itu yang entah kenapa saat itu sangat membantu membuka hati dan pikiran saya. Dan setelah itu saya memutuskan untuk tetap menyimpan kertas tersebut dan menulis isinya disini.

Pada dasarnya, setiap perasaan yang kita rasakan adalah hasil dari benturan antara suara hati dan ragsangan dari luar diri kita.
1.Marah, ketika harga diri terguncang.
2.Kecewa, ketika suara hati tidak sesuai dengan kenyataan.
3.Sedih, pada saat merasa kehilangan.
4.Menangis, ketika hati nurani bergetar.
5.Bahagia, ketika suara hati tersentuh.
6.Merasa damai, ketika suara hati menjadi kenyataan.
7.Termotivasi, ketika bersemangat untuk merealisasikan suara hati.
8.Terdukung, ketika merasa dibantu untuk merealisasikan harapan.
9.Terhargai, ketika harga diri telah terpenuhi.
10.Bangga, ketika suara hati telah menggapai tujuan yang diinginkan.
11.Terinspirasi, ketika kita ingat akan potensi diri.
12.Antusias, ketika diri merasa mampu untuk merealisasikan suara hati.
13.Merasa aman, ketika suara hati terpenuhi.
14.Kesal, ketika sebuah kenyataan jauh dari suara hati.
15.Menyesal, ketika kesempatan untuk mengaplikasikan suara hati terlewatkan.
Pada dasarnya kebanyakan dari perasaan atau apa yang kita lakukan adalah merupakan respon pada rangsangan dari lingkungan luar. Jadi, apa yang kita lakukanbagaimana keinginan kita, karena yang menentukan kita sakiat atau bahagianya kita adalah diri kita sendiri, sedangkan sahabat,orang tua,teman ataupun lingkuan luar merupakan simulus/rangsangan dari luar. Jadi, kalau kita tidak mau sakit, jangan ijinkan diri kita untuk sakit. 
.
.
Mungkin untuk sebagian orang tulisan diatas tidak memberikan pengaruh yang besar. Tapi bagi saya pribadi, saya sangat berterima kasih pada senior saya tersebut untuk itu. Dan saya harap tulisan ini memberikan (walau hanya sedikit) pemikiran yang bisa merubah hidup anda.

No comments:

Post a Comment