March 31, 2011

dulu

Beberapa minggu yang lalu saya kembali bermimpi tentang masa SMA saya yang bisa dibilang biasa namun meninggalkan kesan yang luar biasa pada saya. Mimpi itu tak selalu sama tapi orang-orang yang saya temui memang notabene teman-teman di masa SMA. Tak terkecuali orang itu yang sampai swkarang jarang menampakan batang hidungnya di depan kami. Orang yang selalu absen kalau kami berkumpul.
Saat membaca novel saya menemukan kutipan menarik yang mengingatkan saya pada orang itu, "Sentuhan telapak tangan yang kering dan hangat itu mengirimkan sinyal menggelitik ke tanganku yang tetap terasa setelah ia melepas tanganku. Aku yakin setelah mencuri lihat wajahnya yang riang tanpa perubahan bahwa pesan yang terasa olehku itu hanya satu arah." Sayang memang waktu itu tak saya manfaatkan untuk bertanya langsung padanya arti dari sikap dia saat itu.  Maka anggap saja itu rasa simpati dan peduli seorang teman.